Sabtu, 22 Oktober 2011

Pernikahan kami terlaksana pada tanggal 21 Desember 2008 pada hari Sabtu tepatnya, namun sampai sekarang Allah belum memberi kami kepercayaan akan hadirnya seorang jabang bayi.....di awal pernikahan egitu besar obsesiku utk memiliki jabang bayi tersebut, kadang sering hal ini menjadi pemicu pertengkaran...
Kadang aku begitu egoisnya menyalahkan istriku, atas semua yang terjadi, padahal!!!!itu tidaklah salahnya.ini terungkap dari beberapa kali pemeriksaan yang dilakukan, dan suatu saat akupun diperiksa, rupanya akulah yang punya masalah dan bukan dia.
Nampaknya ini adalah teguran bagiku, atas semua sikap egoisku selama ini, bahwa ini bukanlah salah siapa-siapa tapi ini adalah kehendak Allah bagi kami.
Hari ini di bulan oktober pernikahan kami hampir genap 3 tahun, tapi semuanya nampak masih belum keliatan akan kehadiran seorang jabang bayi.hatiku ini sebanarnya menagis dan cemburu, melihat kebahagiaan yang dimiliki oleh orang lain karena telah memiliki keturunan.
Yang jelas aku telah berusaha walaupun pada dasarnya aku menyadari bahwa usaha tersebut tidaklah usaha yang maksimal, usahaku tersebut antara lain:
1.istriku perut dipijit, oleh beberapa dukun pijit seperti di sawah padang, di sarilamak, koto nan 4, di talang mau, di mak labai..dan kadang aku jg diurut.
2.kami memeriksakan diri secara medis, di dokter spesialis kandungan di payakumbuh, bukittinggi, dan aku sendiri cek sperma di prodia, dan lanjut ke spesialis andrologi di padang.
Mungkin utk pengeluaran belum seberapa, harunya aku lebih gigih lagi berusaha tidak seperti saat ini, yang usahanya tidak sepenuh hati, dan masih mempertimbangkan pengeluaran pengeluaranku yang besar..
Ya Allah kuatkanlah tekad hamba, dan pada akhirnya berikanlah hamba ini si kecil....Allahu Akbar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar